Jarak Tanaman Cabe Rawit
Jarak Tanaman Cabe Rawit

Jarak Tanaman Cabe Rawit Tepat, Tanaman Subur dan Lebat Buahnya

Diposting pada

Jarak Tanaman Cabe RawitJarak tanaman cabe rawit penting sekali untuk ditentukan sebelum awal tanam. Pengaturan jarak tanaman ini benar-banar harus diperhitungkan. Sebab jika tidak maka cabe rawit akan kesulitan memperoleh sinar matahari. Selain itu jika jaraknya terlalu lebar bisa memboroskan lahan.

Itulah kenapa menjadi sangat penting untuk memperhatikan betul jarak tanam cabe rawit. Namun yang terkadang membingungkan adalah beberapa daerah di Indonesia menggunakan jarak tanaman berbeda-beda. 

Hal inilah yang terkadang membuat bingung. Terlebih lagi untuk Kamu yang belum memiliki pengalaman di bidang ini. Namun tenang saja, Kamu tidak perlu khawatir. Di dalam artikel ini akan diulas berapa jarak tanaman cabe rawit paling ideal. Nantinya Kamu tinggal pilih salah satunya. 

Budidaya Cabe Rawit

Cabe rawit bisa dikatakan sebagai salah satu jenis cabe paling populer yang sering dipilih petani untuk dibudidayakan. Apalagi cabe rawit atau capsicum frutescens ini memang sangat cocok di tanaman di daerah tropis seperti Indonesia. 

Untuk syarat tumbuh cabe rawit sendiri adalah antara ketinggian 0-500 mdpl. Meskipun demikian, dari hasil uji lapangan, cabe rawit bisa tumbuh di ketinggian 1000 mdpl. Tetapi satu hal yang haris diperhatikan adalah ketinggian tempat akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman dalam berproduksi. Terlebih lagi dalam pembentukan buah yang kurang maksimal.

Nah, dalam budidaya cabe rawit, salah satu hal penting yang harus diketahui adalah jarak tanaman cabe rawit itu sendiri. Dengan jarak tanam yang ideal, cabe rawit bisa tumbuh dengan subur. Selain itu hasilnya pun bisa lebih maksimal. 

Jarak Tanam Cabe Rawit Paling Ideal

Seperti yang sudah disinggung di atas, jarak tanam cabe rawit setiap daerah di Indonesia berbeda-beda. Tetapi Kamu tidak perlu bingung. Kamu tinggal mengikuti salah satunya saja. Kemudian sesuaikan juga dengan kebutuhan. 

Berikut adalah beberapa contoh jarak tanaman cabai rawit yang paling umum digunakan oleh petani di berbagai daerah di Indonesia: 

Jarak Tanam dengan Lebar 1,25 Meter

Dalam hal ini, jarak antar barisan adalah 0,5 m. Kemudian jarak dalam barisan adalah 0,8 m. Selain itu ada juga yang menggunakan jarak tanaman cabe rawit dengan jarak antar barisan adalah 1,5 m. Kemudian jarak dalam barisan adalah 1,0 m. 

Satu hal yang harus Kamu ingat adalah jika ingin menggunakan jarak tanam di atas, ukuran bedengan yang harus Kamu gunakan harus berukuran lebar.

Jarak Tanam dengan Ukuran 1,2 Meter

Untuk jarak tanam cabe rawit yang kedua ini ukuran antar barisannya menggunakan 80 cm atau sekitar 15 sampai dengan 20 cm. Kemudian untuk pinggir bedengan dan jarak tanam barisan adalah 50 cm.

Jarak Tanam dengan Ukuran 70 cm dan 100 cm

Jarak dari tanaman cabe rawit yang ketiga adalah dengan ukuran 70 cm dan 100 cm. Sementara itu untuk jarak dari bedengannya adalah 25 cm. Jarak seperti ini sangat berguna sekali karena tanaman cabai rawit bisa tinggi dan besar. 

Jadi itulah tiga jarak tanam cabe rawit yang paling banyak digunakan oleh para petani di Indonesia. Catatan pentingnya adalah sesuaikan dengan kebutuhan. Jika Kamu ingin mengikuti tips yang pertama, maka harus memperlebar bedengan. Sebaliknya jika memilih tips kedua, maka tidak perlu memperlebar bedengan. 

Setelah Kamu membuat jarak tanam, tinggal membuat lubang tanaman untuk ditanami bibit cabe rawit. Jangan lupa untuk memilih cabe rawit varietas unggul. Lakukan juga pemeliharaan yang maksimal agar hasil panennya pun melimpah. Nah, semoga ulasan singkat soal jarak tanaman cabe rawit ini bisa sedikit membantu.

5/5 - (1 vote)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.